Sejarah Menjadi Indonesia (42): Teori Baru Ekonomi Alip Ba Ta Khas Musik Indonesia; Biarkanlah Tangan Tidak Kelihatan Bekerja - JagoMarketing | Jasa Whatsapp Blast

Sejarah Menjadi Indonesia (42): Teori Baru Ekonomi Alip Ba Ta Khas Musik Indonesia; Biarkanlah Tangan Tidak Kelihatan Bekerja

*Untuk melihat seluruh artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Fenomena Alip Ba Ta bukanlah sekadar kenyataan fingerstyle Alip Ba Ta, Fenomena Alip Ba merupakan kenyataan pasar (market) pada era dunia baru (Youtube). Suatu dunia baru kita (Ourtube) yang terbentuk menurut kemajuan teknologi berita. Alip Bat Ta pada hal ini hanyalah seorang pelaku pasar layaknya supplier (fungsi supply). Kita menjadi follower Alip Ba Ta sebagai consumer (fungsi demand). Dalam mekanisme pasar, yang diatur oleh tangan-tangan yg tidak kelihatan (invisible hand), Alip Ba Ta menunjukkan suatu jenis product yang dipercaya musik fingerstyle. Setiap orang dapat bereaksi terhadap produk tadi pada industri musik fingerstyle.

Teori Ekonomi Alip Ba Ta
Produk keluaran Alip Ba Ta telah mendapat tempat di pasar global (Ourtube). Produk keluaran Alip Ba Ta tidak hanya dikenal di pasar domestik tetapi juga di pasar manca negara (internasional). Produk keluaran Alip Ba Ta ibarat merek MU atau Real Madrid, setiap orang dapat melihat penampilan klub dalam bertanding dan dapat menonton kembali (misalnya lewat Youtube). Produk keluaran Alip Ba Ta berbeda dengan merek Samsung atau Apple, karena tidak semua orang dapat memilikinya (to consume). Produk keluaran Alip Ba Ta lebih lentur, lebih mudah diperoleh setiap orang (to consume) tanpa harus membayar dalam bentuk money. Meski demikian, transaksi di dalam dunia baru (Youtube) dapat mengkreasi uang melalui perhitungan yang disebut views, subscribe dan comment. Dalam hal ini market dunia baru memiliki dua persyaratan: syarat perlu (supply demand of product) dan syarat cukup (kapitalisasi moneter).

Fenomena Alip Ba Ta adalah satu kasus (spesial ) ekonomi di pada dunia baru Ourtube. Manariknya, product fingerstyle Alip Ba Ta, sebagai pendatang baru pada pasar baru telah menyita perhatian publik (terbentuknya turunan produk misalnya video reaction) yg bisa diangap sebagai munculnya bentuk pasar yang baru (tetapi tetap terkait memakai produk primer: fingerstyle guitar Alip Ba Ta). Lantas misalnya apa memahaminya? Lalu bagaimana menyikapinya? Mari kita analisis fenomena Alip Ba Ta.

Sumber utama yang dipakai dalam artikel ini adalah ?Sumber utama? Misalnya surat liputan sejaman, foto & peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), lantaran aku anggap buku jua merupakan output kompilasi (analisis) berdasarkan berasal-asal primer. Dalam penulisan artikel ini nir seluruh berasal disebutkan lagi karena sudah dianggap pada artikel aku yang lain. Hanya asal-sumber baru yg disebutkan atau dari yg sudah pernah dipercaya pada artikel lain disebutkan pulang pada artikel ini hanya buat lebih menekankan saja*.

Alip Ba Ta dan Fingerstyle Guitar

Tunggu deskripsi lengkanya

*Akhir Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di seputar rumah--agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com

Dapatkan Info Produk Terbaru Kami

Masukan Alamat Email Kamu Disini

Gabung bersama media kami.